Pulley adalah suatu alat mekanis yang digunakan sebagai pendukung pergerakan belt atau sabuk lingkar untuk menjalankan sesuatu kekuatan alur yang berfungsi menghantarkan suatu daya. Cara kerja Pulley sering digunakan untuk mengubah Arah dari gaya yang diberikan dan mengirimkan gerak rotasi.
Pulley pada Belt Conveyor sangat berperan
penting dalam menggerakkan Sabuk atau Belt dengan memberikan gaya rotasi
(putar) dan angkut dari satu titik ke titik lain dengan jarak 2-4 km dalam
bentu material-bulk (material curah), seperti: Batubara, batu, kerikil, pasir,
atau bubuk konsentrat.
Pemberian nama dari Pulley pada Unit Belt Conveyor
juga tergantung tempat dan fungsinya, diantaranya adalah :
1. Head Pulley
Head pulley pada belt conveyor dapat juga
dikatakan sebagai pulley penggerak dari sistem Belt Conveyor. Jika pada head
pulley dipasang sistem penggerak untuk menggerakkan belt conveyor. Head pulley
bisa dinamakan Drive Pulley. Namun tidak bisa semua head pulley dikatakan
sebagai drive pulley. Karena drive pulley, adalah pulley yang terhubung langsung
dengan
Head pulley juga dapat dikatakan sebagai
titik dimana material akan dicurahkanuntuk dikirim ke Belt Conveyor
selanjutnya.
![]() | |
|
![]() |
| Head atau Drive Pulley identik dengan dipasangkan Rubber Lagging pada permukaan Pulley |
Selain Head Pulley biasanya tidak
dipasangkan Rubber Lagging atau biasanya di Knarling pada ruas permukaan
Pulley, ukuran dan dimensi Pulley disesuaikan dengan kebutuhan dan ukuran Belt.
Selanjutnya nama-nama Pulley berikutnya.
2. Tail Pulley
Tail pulley Merupakan pulley yang terletak
pada daerah belakang dari sistem conveyor. Dimana pulley ini merupakan tempat
jatuhnya material untuk dibawa ke bagian depan dari conveyor. Konstruksinya
sama dengan head pulley, namun tidak dilengkapi penggerak.
3. Take Up Pulley
Take up Pulley adalah Perangkat yang
mengencangkan belt yang kendur dan memberikan tegangan pada belt pada start
awal.
4. Snub Pulley
Snub Pulley Berfungsi untuk menjaga
keseimbangan tegangan pada drive pulley.
5. Bend Pulley
Bend Pulley berfungsi sebagai penjaga
kekencangan belt sebelum gravity take up.
![]() |
| Pulley seperti ini bisa digunakan sebagai: Tail, Snub, Take-Up dan Bend, diseuaikan dengan tempat dan funsinya |
Proses Fabrikasi Pulley
A. Berikut Raw Material Fabrikasi Pulley:
1. Besi Drum atau Tube, diameter dan panjang disesuaikan dengan
kebutuhan design, dengan ketebalan plat 4 - 20 mm,
2. Besi As atau Shaft, diameter dan panjang disesuaikan dengan kebutuhan
design,
3. Plat Penutup Kiri dan Kanan, Diameter Luar disesuaikan dengan diameter Drum dan
Diameter Tangah disesuaikan dengan diameter As/Shaft,
4. Taper Lock/Bushing, digunakan sesuai pesanan atau design dan bisa juga
tidak digunakan.
B. Tahapan Proses Fabrikasi:
1. Pengukuran dan Pemotongan raw material
sesuai design,
2. Proses Machining atau bubut untuk
As/Shaft, disesuaikan dengan design,
3. Proses Welding dalam melakukan
penyatuan masing-masing raw material,
![]() |
| Setelah masing-masing elemen disatukan dengan proses welding |
4. Proses Machining, mebersihkan dari
bekas-bekas welding yang masih tersisa dan finshing, biasanya dilakukan pada
mesin bubut,
![]() |
| Finishing dari sisa-sisa proses welding |
6. Pemasanga Rubber Lagging, untuk Head
atau Drive Pulley.
BERMINAT UNTUK FABRIKASI, HUBUNGI KAMI:
A. Contact
Person :
1. Ridwan : 0812 1217 9522 / 0878 8779 3418
2. Charni Dharmawan : 0878 8722 2850
B. Email
: pt.hasindo@gmail.com
C. Alamat Pabrik : Jl. Warung Ayu No.63, Kebalen, Babelan, Kota Bekasi, Bekasi - Jawa Barat




